JURNAL
Nama : Nur Putri Ramadhani
Prodi : Pendidikan Agama Islam
Judul Jurnal : Implementasi Pendidikan Nilai Dalam Pendidikan Agama Islam
Penulis/Penerbit : Ade Imelda Frimayanti
Pendahuluan
Islam memandang pendidikan nilai sebagai inti dari pendidikan itu sendiri.Nilai yang di maksud tersebut adalah akhlak,yakni nilai-nilai yang berasal dari ajaran Agama Islam yang bersumberkan Al-Qur'an dan Hadist.Nabi Muhammad SAW bersabda :
"Orang mukmin yang paling sempurna iman nya adalah orang yang paling baik akhlak nya." (Riwayat Abu Dawud No.4682 di Kitaabus Sunnah dan Tirmidzi No.1162 di Kitaabur Radhaa') demikian juga dalam Sabda Rasulullah yang lain "Tidaklah aku di utus melainkan untuk menyempurnakan akhlak manusia."
Tujuan pendidikan nilai yang merupakan tujuan pendidikan akhlak yaitu dalam rangka melaksanakan perintah Allah SWT,bukan hanya untuk mendapatkan harta,kekuasaan,kenikmatan,ataupun kebahagiaan hidup di dunia semata.
Oleh karena itu dapat kita pahami bahwa pendidikan nilai dalam ajaran agama Islam berperan penting dalam upaya mewujudkan manusia yang utuh.Tantangan Pendidikan Islam khusus nya di negara Indonesia adalah bagaimana mengimplementasikan nilai-nilai agama Islam kepada peserta didik secara utuh dan kaffah,yang tidak saja menguasai pengetahuan,akan tetapi mempunyai kualitas iman,dan akhlak mulia. Al-Abrasi menjelaskan bahwa aspek pendidikan agama akhlak sebagai tujuan Pendidian Agama Islam dan merupakan kunci utama bagi keberhasilan manusia dalam menjalankan tugas kehidupan.
Kajian Pustaka
Agama Islam merupakan agama yang di dalam nya mengandung ajaran-ajaran bagi seluruh umat nya.Salah satu ajaran islam yang paling mendasar adalah akhlak.
Berikut ini akan di bahas definisi akhlak menurut aspek terminology :
a. Ibnu Maskawaih dalam kitab nya Tahzibul Al-Akhlak.
"Akhlak adalah keadaan jiwa seseorang yang mendorong untuk melakukan perbuatan-perbuatan tanpa melalui pertimbangan pikiran (lebih dulu)."
b. Menurut Al-Quthuby.
"Akhlak adalah suatu perbuatan manusia yang bersumber dari bab kesopanan nya di sebut akhlak,karena perbuatan-perbuatan itu termasuk bagian dari kejadian."
Metode Penelitian
Jenis penelitian yang di gunakan adalah model penelitian kualitatif dengan kajian literatur. Penelitian kualitatif bertujuan memperoleh gambaran seutuh nya mengenai suatu hal menurut pandangan manusia yang di teliti. Penelitian kualitatif berhubungan dengan ide,persepsi,pendapat,atau kepercayaan orang yang di teliti,kesemua nya tidak dapat di ukur dengan angka.
Hasil dan Pembahasan
1. Konsep Nilai
Salah satu ruang lingkup dalam kajian filsafat adalah bidang aksiologi. Dalam bidang aksiologi,pemikiran filsafat tersebut di arahkan pada persoalan nilai,baik dalam konteks estetika,moral maupun agama.
(Mustansyir & munir,2001) menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia aksiologi adalah kegunaan ilmu pengetahuan yang berguna bagi kehidupan manusia,kajian tentang nilai-nilai khusus nya etika.
a. Pengertian Nilai
Nilai ialah sesuatu yang berbentuk abstrak,yang bernilai mensifati dan di sifatkan terhadap sesuatu hal yang ciri-ciri nya dapat di lihat dari perilaku seseorang,yang memiliki hubungan yang berkaitan dengan fakta,tindakan,norma,moral,dan keyakinan.
Menurut Muhmidayeli,pengertian nilai adalah "Gambaran sesuatu yang indah,yang mempesona,menakjubkan,yang membuat kita bahagia dan senang serta merupakan sesuatu yang menjadikan seorang ingin memiliki nya. (Muhmidayeli,2013)
Berdaskan pendapat ahli tersebut dapat di pahami bahwa pengertian nilai sangatlah luas dan kompleks. Nilai membantu seseorang untuk mengidentifikasikan apakah perilaku tersebut itu baik atau tidak,boleh atau tidak boleh,benar atau salah sehingga dapat menjadi pedoman dalam bertingkah laku dalam kehidupan bermasyarakat dan sebagai makhluk individu maupun makhluk sosial.
b. Jenis-jenis Nilai
1) Etika
Etika merupakan suatu teori tentang nilai-nilai adat atau kebiasaan dan terdapat nilai kesusilaan yang memuat dasar untuk berbuat susila. Sedangkan moral pelaksaan nya dalam kehidupan. (Sadulloh, 2007) Makna etika juga dapat di pakai dalam dua bentuk arti,yang pertama,etika merupakan suatu kumpulan ilmu pengetahuan yang mengenai penilaian terhadap suatu perbuatan manusia. Arti yang kedua,etika merupakan suatu predikat yang dapat di pakai untuk membedakan perbuatan manusia dalam hal-hal tersebut (Bakhtiar,2013)
2) Estetika
Estetika merupakan salah satu cabang ilmu filsafat. Estetika adalah nilai-nilai yang berhubungan dengan nilai keindahan dengan pengalaman-pengalaman yang berkaitan dengan seni.
Simpulan dan Saran
Berdasarkan pembahasan pada bab sebelum nya di peroleh beberapa kesimpulan sebagai berikut :
1. Konsep pendidikan nilai dalam Islam adalah :
a) Nilai yang baik tidak langsung muncul dengan sendiri nya akan tetapi melalui proses pendidikan sesuai dengan norma-norma ajaran Islam.
b) Dengan kata lain nilai menjadi tolak ukur perilaku yang menjadikan orang berusaha untuk hidup sesuai dengan nilai-nilai yang telah di yakininya.
c) Nilai terimplementasi di dalam tindakan praktis,artinya nilai sangat berhubungan dengan kegiatan seseorang. Penanaman nilai dengan menumbuhkan kesadaran terhadap siswa bahwa suatu nilai bagi realitas kehidupan nya.
d) Pendidikan Islam sangat mementingkan,dan menjunjung tinggi nilai ke Islaman untuk mencapai tujuan pendidikan tersebut.
2. Impilkasi pendidikan nilai dalam Pendidikan Agama Islam adalah :
a) Tujuan pendidikan agama Islam haruslaj selaras dengan nilai-nilai ajaran Islam,yaitu untuk menjadikan manusia memenuhi tugas ke khalifahaan nya sebagai mana tujuan di ciptakan nya manusia .
b) Bahan pokok materi pendidikan Islam haruslah mengandung nilai-nilai dalam ajaran islam. Untuk itu,ketika menyusun materi dalam kurikulum pendidikan Islam hendak nya memasukkan nilai-nilai ke Islaman di dalam nya.
c) Metode pengajaran pendidian agama Islam hendak nya selaras dengan nilai-nilai ajaran Islam yang bersumberkan Al-Qur'an dan hadist Rasulullah SAW yang mengakui potensi manusia dan upaya pembangunan nya dengan memanfaatkan potensi manusia tersebut.
d) Evaluasi pendidikan agama Islam haris lah bersifat kontinuitas,komprehensif,dan objektif.
e) Pendidik sebagai pelaksana pendidikan,maka hendaklah memiliki nilai-nilai ke Islaman di dalam dirinya yaitu,beriman,bertakwa,dan berakhlak mulia,sehingga mampu menjadi contoh yang baik bagi siswa nya.
Komentar
Posting Komentar